Ketik Kata Yang Anda Cari

Memuat...

Rabu, 10 April 2013

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA TEMPAT PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ....TAHUN 2012


BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di dunia khususnya negara berkembang. Tahun 1996 WHO memperkirakan lebih dari 585.000 ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin (Saefuddin, 2002). Negara-negara maju untuk angka kematian maternal berkisar  5 – 10 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan di negara-negara berkembang berkisar 750 – 1000 per 100.000 kelahiran hidup (Wiknjosastro, 2005).
Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia sampai saat ini masih cukup tinggi, menurut Riset Kesehatan Dasar (Risdakes) diperoleh AKI tahun 2007 adalah sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Jika dibandingkan dengan AKI tahun 2010 sebesar 214 per 100.000 kelahiran hidup, AKI tersebut sudah jauh menurun. Namun masih jauh dari target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015 yaitu AKI sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup (Depkes RI, 2010).
Penyebab kematian ibu terbanyak (90%) oleh komplikasi obstetrik yaitu hipertensi dalam kehamilan, pendarahan, infeksi dan  10 % kematian ibu disebabkan oleh faktor lain. Untuk menurunkan angka kematian ibu di Indonesia, Depkes melakukan strategi agar semua asuhan antenatal sekitar             80 % dari keseluruhan persalinan ditangani oleh tenaga kesehatan terlatih                   (Saefuddin, 2003).
Menurut beberapa penelitian diketahui bahwa ibu yang mengalami kematian akibat persalinan merupakan pasien yang terlambat mendapat pertolongan karena mereka datang ke rumah sakit setelah dalam kondisi kritis. Keterlambatan ini sering diakibatkan karena ketidaktahuan penolong persalinan bahwa ibu bersalin merupakan persalinan beresiko (Santoso, 2007). Ada juga penyulit persalinan, misalnya persalinan macet karena kelainan tenaga, kelainan letak janin, kelainan panggul, perdarahan pascapersalinan, dll. Penyebab terakhir adalah penyulit nifas meliputi infeksi nifas dan penyakit lain dalam masa nifas atau penanganannya (Bari, 2008).
Menurut beberapa penelitian diketahui bahwa ibu yang mengalami kematian akibat persalinan merupakan pasien yang terlambat mendapat pertolongan karena mereka datang ke rumah sakit setelah dalam kondisi kritis. Keterlambatan ini sering diakibatkan karena ketidaktahuan penolong persalinan bahwa ibu bersalin merupakan persalinan beresiko (Santoso, 2007).
Pemilihan penolong persalinan sebelum masa bersalin tiba merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh ibu dan keluarga. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan pertolongan persalinan. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan penolong persalinan adalah pengetahuan, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga / keadaan ekonomi, jarak ke penolong persalinan dan lain-lain (http://www.kesproinfo.com).
Menurut Yogaswara, dkk (2011), pertolongan persalinan tampaknya memegang peran penting pada kejadian kematian ibu bersalin, karena kematian sebagian besar terjadi pada saat proses persalinan. Salah satu faktor yang menyebabkan ini terjadi karena pertolongan persalinan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan, sedangkan penyebab lain diantaranya faktor rendahnya pendidikan, rendahnya ekonomi, kurangnya pengetahuan, sikap dan perilaku ibu, dan budaya. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan akan berdampak terhadap rendahnya derajat kesehatan ibu dan anak yang akan menunjukan bahwa pembangunan kesehatan di suatu daerah tidak berhasil.
Ibu hamil harus mempersiapkan dan merencanakan persalinan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan ibu. Dalam merencanakan persalinan tersebut ibu harus dengan sedini mungkin merencanakan pula penolong persalinan, tempat bersalin, dan biaya persalinan agar ketika bersalin maka ibu hamil sudah siap menghadapinya.
Penelitian mengenai perencanaan persalinan sebelumnya telah dilakukan oleh Yulia (2011) dengan judul “gambaran program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas ..... Kabupaten ....”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas ... Kabupaten .... pada tahun 2011 sedangkan pengambilan sampel diambil secara proporsional random sampling yaitu sebanyak 51 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist sedangkan analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan penolong persalinan ibu hamil yang dipilih oleh responden adalah tenaga kesehatan yaitu sebanyak 50 responden (98,04 %), perencanaan tempat persalinan adalah rumah yaitu sebanyak 47 responden (92,16 %), perencanaan pembiayaan persalinan adalah tidak merencanakan biaya persalinan yaitu sebanyak 45 responden (88,24 %), perencanaan jika terjadi komplikasi adalah dirujuk yaitu sebanyak 46 responden (90,20 %).
Latar belakang analisis terhadap penolong persalinan penting karena salah satu indikator proses yang penting dalam program safemotherhood adalah memperhatikan seberapa banyak persalinan yang dapat ditangani, khususnya oleh tenaga kesehatan. Indikator ini masih menjadi indikator porsi kematian ibu (AKI) yang penting dan baik serta selalu diperhatikan dalam beberapa bahasan. Semakin tinggi cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan semakin rendah risiko terjadinya kematian, prosentase kelahiran di Negara Indonesia pada tahun 2010 yang ditangani oleh tenaga medis terdapat sekitar 56,95 % dan pada tahun 2011 naik menjadi sekitar 57,51 % (Depkes RI, 2011). Sedangkan .... ternyata dibawah 60%, dimana kondisi ....  lebih buruk dibandingkan propinsi .... dimana sekitar 40% persalinan di ke-2 propinsi ini masih ditolong oleh dukun atau hanya anggota keluarga. Pada tahun 2010 di Jawa Barat, prosentase kelahiran dengan bantuan tenaga medis yang masih rendah antara lain Kabupaten ....  (23.8%), Kabupaten ....  (29.3%), Kabupaten ....  (32%), dan Kabupaten ....  (33.9%) (Dinkes ...., 2010).
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten .... tahun 2010 diketahui bahwa sebanyak 58 ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas .... memilih tenaga kesehatan sebagai tempat bersalin sedangkan sebanyak 538 ibu bersalin memilih tempat bersalin yang bukan fasilitas tempat persalinan, sehingga data tersebut menunjukkan bahwa persentase ibu hamil yang melakukan persalinan di tempat non fasilitas kesehatan lebih banyak dibandingkan dengan ibu bersalin di fasilitas kesehatan (Dinas Kesehatan Kabupaten ...., 2011).
Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan desa diketahui bahwa beberapa alasan pemilihan tempat persalinan di non sarana kesehatan oleh ibu bersalin disebabkan oleh beberapa alasan diantaranya adalah jauhnya jarak antara rumah ibu bersalin dengan sarana kesehatan. Selain itu juga disebabkan oleh masalah biaya karena sebelumnya tidak ada program jampersal sehingga ibu bersalin harus mempunyai biaya untuk persalinannya.
Berdasarkan studi pendahuluan di atas penulis tertarik untuk meneliti “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA TEMPAT PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS .... TAHUN 2012”.

Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai           berikut :“Faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012?
Tujuan Penelitian
Tujuan Umum
Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Tujuan khusus
Mengetahui pendidikan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui pekerjaan ibu hamil di Wiayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui tingkat ekonomi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui jarak ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui rencana tempat persalinan ibu hamil di Wilayah Kerja puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui hubungan faktor pendidikan ibu hamil dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui hubungan faktor pekerjaan ibu hamil dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui hubungan faktor tingkat ekonomi ibu hamil dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Mengetahui hubungan faktor jarak ibu hamil dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas .... tahun 2012.
Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini secara umum diharapkan memberi bahan masukan untuk dapat memecahkan masalah kesehatan. Adapun manfaat penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut ...
Keaslian Penelitian
Penelitian mengenai perencanaan persalinan sebelumnya telah dilakukan oleh Yulia (2011) dengan judul “gambaran program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas .... 2 Kabupaten ....”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas .... 2 Kabupaten .... pada tahun 2011 sedangkan pengambilan sampel diambil secara proporsional random sampling yaitu sebanyak 51 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist sedangkan analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan penolong persalinan ibu hamil yang dipilih oleh responden adalah tenaga kesehatan yaitu sebanyak 50 responden (98,04 %), perencanaan tempat persalinan adalah rumah yaitu sebanyak 47 responden (92,16 %), perencanaan pembiayaan persalinan adalah tidak merencanakan biaya persalinan yaitu sebanyak 45 responden (88,24 %), perencanaan jika terjadi komplikasi adalah dirujuk yaitu sebanyak 46 responden (90,20 %).
Perbedaan penelitian yang dilakukan peneliti dengan penelitian sebelumnya terletak pada beberapa hal, diantaranya masalah penelitian yang memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya. Pada penelitian ini diteliti mengenai karakteristik ibu hamil dan rencana tempat persalinan, sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dan tempat penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas .... Kabupaten .....

BAB II
TINJAUAN TEORITIS

Tinjauan Pustaka
Faktor Yang Berhubungan Dengan Rencana Tempat Persalinan
Pendidikan
Pengertian Pendidikan
Pendidikan berpengaruh kepada cara berfikir, tindakan dan pengambilan keputusan seseorang dalam melakukan suatu perbuatan. Semakin tinggi pendidikan itu akan semakin baik pengetahuannya tentang kesehatan. Pendidikan dapat menambah wawasan atau pengetahuan seseorang. Seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan mempunyai pengetahuan luas dibandingkan tingkat pendidikan lebih rendah (Notoatmodjo, 2003).
Pekerjaan
Pekerjaan adalah pencaharian yang dijadikan pokok penghidupan atau sesuatu yang dilakukan untuk mendapatkan nafkah (Sarwono, 2002). Selain itu Atamadjaya menyatakan bahwa, faktor penting yang membuat manusia bekerja adalah kebutuhan yang harus dipenuhi (Atmadjaya dalam Rianto, 2008).
Ekonomi
Ditinjau dari status sosial ekonomi, penghasilan merupakan jumlah pendapatan perbulan yang besarnya dipengaruhi oleh status pekerjaan seseorang. Besarnya penghasilan berdampak pada daya beli, sehingga pada keluarga dengan penghasilan besar, kemungkinan untuk memberikan perawatan kesehatan lebih tinggi dibandingkan dengan keluarga dengan penghasilan yang lebih rendah (Soetjiningsih dalam Deni, 2006).
Kehamilan
Pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterin mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan (Manuaba, 2008). Lamanya hamil mormal 280 hari (40 minggu 9 bulan 7 hari) terhitung dari hari pertama haid terakhir (Saifuddin, 2003). Menurut Manuaba (2008), kehamilan dibagi dalam tiga triwulan,yaitu :
Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K)
Terlambat dalam mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan di tingkat keluarga untuk mencari pertolongan yang berkualitas. Terlambat dalam mencapai fasilitas kesehatan dan terlambat dalam mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat di fasilitas pelayanan (Adriany, 2009).
Rencana Pemilihan Tempat Persalinan
Rencana tempat persalinan merupakan rencana ibu hamil dalam menentukan tempat persalinan yang akan dialami oleh ibu hamil. (DepKes RI, 2010).
Jarak
Menurut Kamus Bahasa Indonesia (2012) jarak adalah ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat.
Kerangka Konsep dan Kerangka Kerja
Kerangka Konsep
Kerangka Kerja
Adapun kerangka konsep dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Hipotesis Penelitian

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian dalam penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian analitik korelasi ...
Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau ....

Lokasi Penelitian
Penelitian mengenai hubungan karakteristik ibu hamil dengan ....
Ukuran Sampel dan Teknik Sampling
Ukuran Sampel
Sampel adalah sebagian dari ....
Teknik Sampling
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik ...
Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
Variabel Penelitian
Variabel adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto, 2002). Variabel dalam penelitian ini adalah ...
Definisi Operasional
Cara Pengumpulan Data
Data Primer
Data primer adalah data ...
Data Sekunder
Data sekunder dalam penelitian ini adalah ...s.
Jalannya Penelitian
Langkah yang dilakukan dalam melakukan penelitian ini adalah meliputi ....
Strategi Analisis
Pengolahan Data
Pengolahan data dilakukan dengan alat bantu program komputer, dengan langkah-langkah sebagai berikut ...
Analisa Data
Analisa Univariat
Analisa univariat dilakukan terhadap ...
Analisa Bivariat
Analisa bivariat dilakukan terhadap ....
Etika Penelitian
Menurut Hughe, dkk (2005), etika dalam penelitian merupakan hal yang sangat penting karena penelitian yang dilakukan langsung berhubungan dengan manusia. Beberapa etika yang harus diperhatikan antara lain adalah sebagai berikut ...
Jadwal Penelitian
Penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan ...

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


64
 

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas ....  didapat kesimpulan sebagai berikut ....
Saran
Berkaitan dengan hasil penelitian yang diperoleh mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan rencana tempat persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas ...
DAFTAR PUSTAKA
Adriany. 2009. Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi. ...
.... 2003. Kepribadian, Kecerdasan, dan Keterampilan Anak. Bhatara. Jakarta.
Arikunto. 2002..... PT Rhineka Cipta. Jakarta.